[Command-line] Perintah di Linux | Part 1

Mengetahui Ukuran Folder / File 

No Perintah Keterangan
1 du Menampilkan daftar direktori yang berada pada folder aktif saat itu beserta ukurannya. Baris terakhir akan menampilkan ukuran total direktori tersebut dalam kilobyte.
2 df -h Menampilkan statistik disk dengan format yang mudah dibaca (human readable format).

Membuat Symbolic link (symlink) ke Folder Tertentu 

No Perintah Keterangan
1 ln -s folder_path link_path Membuat Symbolic Link
2 unlink link_path Menghapus Symbolic Link

Ekstrak File tar.gz, tar.bz2, rar dan zip di Linux

No Perintah Keterangan
1 tar -xzf nama_file.tar.gz / tar -xvzf nama_file.tar.gz Cara Ekstrak File .tar.gz
2 tar -xjf nama_file.tar.bz2 / tar -xvjf nama_file.tar.bz2 Ekstrak File .tar.bz2

Ekstrak File .Rar dan .zip

No Perintah Keterangan
1 unrar x nama_file.rar Cara Ekstrak File .rar
2 unzip nama_file.zip Ekstrak File .zip
Advertisements

[ MYSQL ] Membuat Remote melalui SSH

Assalamuaaikum Wr Wb

Tutorial ini dibuat dikarenakan saya malas menggunakan phpmyadmin untuk melakukan pengimportan database, bukannya tidak powerfull, tetapi kurang terbiasa menggunakan phpmyadmin, oleh karena itu saya menginginkan untuk meremote databasenya. Oke langsung saja

  1. Pastikan Sever tersebut memiliki SSH yang dapat di remote dari luar.
  2. Setting User pada phpmyadmin
  3. Setelah itu edit my.cnf yang ada di server
  4. Cari tulisan bind-address, kemudian beri tanda #
  5. Restart mysql yang ada di Server
  6. Buka Editor mysql yang ada di lokal komputer
  7. masukkan SSH sesuai dengan SSH yang ada di server
  8. pilih tab mysql, dan kemudian masukkan nama website yang akan di remote, serta user dan password yang telah dibuat tadi
  9. Selesai

Credit to : koharudin.mail07[@]gmail.com

[ MYSQL ] Cara Export dan Import DB di Linux

Assalamualaikum Wr. Wb

Ketika Backup Otomatis itu sangat penting, kita biasanya menggunakan Jalan pintas ketika di Linux, yaitu dengan menggunakan perinta CP atau Copy.  Banyak orang yang menggunakan ini untuk melakukan backup Database. Itu tidaklah salah, tetapi hanya kurang tepat saja.

Membuat Backup

Perintah yang digunakan adalah mysqldump. Mysqldump adalah perintah untuk “dumping” database yang ada pada Engine Mysql. “Dump” ini adalah sebuah text file yang didalamnya adalah semua Perinta SQL mulai dari Create Database sampai dengan pengisian database, Sehingga Sangat Cepat dan Mudah.

Exporting Database

Untuk melakukan Export Database mula-mula kita harus masuk kedalam mysql terlebih dahulu dengan perinta :

mysql -u root -p

setelah itu jalan kan perintah, untuk backup ke single database adalah

mysqldump database_name > database_name.sql

 

untuk multiple database menggunakan perintah

mysqldump –databases database_one database_two > two_databases.sql

atau untuk semua database yang ada di mesin menggunakan perintah

mysqldump –all-databases > all_databases.sql

Merestore Database

Untuk merestore database dengan single dataase menggunakan perintah

mysql database_name < database_name.sql

dan untuk merestore keseluruhan database dari database yang sudah kita lakukan backup adalh dengan perintah

mysql –one-database database_name < all_databases.sql

 

Selesai

Sumber : https://www.liquidweb.com/kb/how-to-back-up-mysql-databases-from-the-command-line/

[ PHP – CI ] Script Download dalam Codeigniter

Assalamualaikum Wr Wb

Kali ini saya akan memberikan tutorial mengenai Script Download dalam codeigniter. Latar belakang penulisan ini adalah ketika saya ingin membuat sebuah download file dimana file yang di simpan di dalam server berbeda dengan nama yang di upload. Nama asli terdapat pada database, dan juga ketika di peng-uploadan file, nama file dirubah, sehingga tidak ada duplikasi data pada saat penguploadan.
Dalam kasus ini saya ingin mendownload kembali file tersebut dan merubahnya kembali dengan nama seperti asal. Didalam CI sudah terdapat library untuk merubahnya secara otomatis, karena berkaitan dengan MIME dan Header sebuah file. Oke baik langsung saja.

Load Helper ,

$this->load->helper(‘download’); atau bisa di taruh di autoload.php

Berikut adalah Instruksi atau manual dari Force_download

Keterangan :

  • $filename adalah nama file dimana nantinya kamu akan mendownload
  • $data adalah isi dari file tersebut
  • $set_mime adalah Booelan, dimana jika bernilai TRUE akan sesuai dengan ekstensi yang akan di beri nama

Contoh :

$data = ‘Farham Ganteng’;
$name = ‘mytext.txt’;
force_download($name, $data);

Dalam kasus ini, $data adalah isi dari file tersebut, oleh karena itu kita harus membaca terlebih dahulu file sebelum di download dengan menggunakan fungsi file_get_content yang ada di PHP, jadi tahapannya adalah kita mengambil file terlebih dahulu, kemudian memasukkannya pada force_download,

disarankan untuk memanggil function ini menggunakan AJAX


Sumber : https://www.codeigniter.com/userguide3/helpers/download_helper.html, http://www.technicalkeeda.com/codeigniter-tutorials/codeigniter-file-download-example

[ PHP ] MIME Type

MIME adalah singkatan dari Multipurpose Internet Mail Extension yg digunakan sebagai mekanisme untuk mengirim berbagai informasi seperti text, aplikasi, gambar, suara, video, dll agar browser tidak salah menterjemahkan konten yg diterima. Tidak hanya pada web, email pun juga menggunakan MIME.

Contoh:

Content-Type: text/plain

Browser akan membaca file tsb sebagai text biasa

Content-Type: image/jpeg

Browser akan membaca file tsb sebagai gambar jpeg

Tidak perduli apapun extensi yg diberikan oleh server, browser cuma mengenali konten berdasarkan MIME Type yg dikirim oleh server.

Pada Apache, MIME Type dan extensinya dikonfigurasi pada file mime.types. Pada PHP juga ditambahkan baris berikut agar web server menterjemahkan file2 berekstensi .php sebagai aplikasi web:

AddType application/x-httpd-php .php
AddType application/x-httpd-php .php3

Beberapa MIME Type juga dapat dilihat di:
http://www.mimetype.org/
http://www.iana.org/assignments/media-types/

Sumber : http://www.pasarhosting.com/blog/item/content/menambahkan-mime-types-di-windows-pleks/

[ PHP ] Mengatur Maksimal Upload pada PHP dalam Apache Webserver

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Berikut saya akan menulis tutorial untuk mengatur maksimal Upload pada PHP dengan Webserver Apache pada Debian 8.

PHP has several configuration options to limit resources consumed by scripts. By default, PHP is set to allow uploads of files with a size of 2MB or less.

Kemudian Edit File php.ini, yang berada pada

/etc/php5/apache2/php.ini
dan cari tag dengan nama


memory_limit = 32M
upload_max_filesize = 24M
max_file_uploads= 30M
post_max_size = 32M

Kemudian Restart Apache

[ Server ] Setting Proxy Via Terminal

Jika kita menggunakan jaringan internet kantor yang menggunakan proxy, kita harus men setting via browser untuk bisa berkomunasi dengan internet. Proxy ada yang menggunakan password ada yang tidak. Untuk mengupdate Repository yang terhubung dengan jaringan Internet, kita harus memasukkan proxy tersebut melalui terminal linux, adapun perintahnya adalah :

  • export http_proxy=[kutip]http://alamat-proxy:port[kutip]
  • export https_proxy=[kutip]http://alamat-proxy:port[kutip]
  • export ftp_proxy=[kutip]http://alamat-proxy:port[kutip]

Untuk yang menggunakan username dan password bisa mengunakan

  • export http_proxy=[kutip]http://username:password@alamat-proxy:port[kutip]
  • export https_proxy=[kutip]http://username:password@alamat-proxy:port[kutip]
  • export ftp_proxy=[kutip]http://username:password@alamat-proxy:port[kutip]

Selesai