[ Kajian ] 360′ – Ust. Nuzul Dzikri

Kajian yg dibawakan oleh ust. Nuzul, fenomena 360′, fenomena pasca setelah ramadhan.

image

Kembali ke gaya kita awal, tidak ada lagi dzikir pagi petang, tidak ada lgi yg pergi ke masjid. Khususnya anak muda, ambil fenomena ini sebagai titik balik dari kita semua. Apa yg harus kita lakukan dengan fenomena “three sixty”?? Tetap berinteraksi dengan kitabullah??
Jadilah hamba allah, jangan jadi hamba ramadhan. Beribadahlah sampai kematian, Jangan sampai beribadah sampai bulan syawal. Jadi hamba romadhon bisa jadi syirik. Seburuk buruknya hamba adalah hamba yg beribadah hanya pada saat bulan ramadhan.
Hal hal yg harus di lakukan setelah romadhon agar kita istiqomah :
1. Evaluasi hati kita. Semuanya berawal dari hati. Nabi bersabda “iman seorang hamba tidak akan istiqomah, sebelum hati kita istiqomah”. Karena hati itu sumber kesitimewaan, karena hati ikhlas. Nah ini yg jadi masalah, org sekarang dari parameter dari penampilan. Itu keliru, nabi mengatakan “ketahuilah didalam jasad manusia ada segumpal daging, jika baik maka semua akan baik, dan juga sebaliknya. Ketahuilah segumpal daging adalah HATI atau Qolbu”. Nabi berdakwah 13 tahun di mekkah, hanya menekankan tentang akidah, dan ketika hijrah ke Madinah berdakwah tentang solat, zakat, puasa. Karena hati dulu di tekankan.
Ulama menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk belajar amalan hati dari pada amalan dhoir. Maka mempertebal amalan hati, 1. Cinta, semua hal didasari dengan cinta. Maka semua akan indah dan mudah,.
2. Belajar agama pasca ramadhan. Ada 2 faktor : 1. Senantiasa mengkaji Al- Qur’an, kenapa kita bisa belajar ilmu dunia, tapi tidak belajar ilmu akhirat?
3. Teman.  Rosul ditengah tengah kalian tidak mungkin murtad. Iman seseorang tergantung sahabat dekatnya. Allah sering menyebutkan Hati, pendengaran, penglihatan di Al-Qur’an. Seseorang itu anak dari lingkungannya. Sehebat apapun kita untuk beriman. Tetapi lingkungan tidak mendukung, sama saja.

Sesi tanya jawab :
1. Amalan hati sangat ditekankan. Bagaimana cara hati ini menguatkan amalan tersebut?
Lebih fokus dan evaluasi hati, bukan melupakan amalan dhoir. Kenapa demikian?? Karena penguat vitamin hati adalah amalan dhoir. Belajar ikhlas. Kontrol hati. Doa dan rasa khawatir terhadap sesuatu yg kita kerjakan.
2. Menjaga lingkungan sekitar kita. Bagaimana kita membangun dengan lingkungan yg tidak baik??
Lingkaran pertemanan ada beberapa. Yg paling tinggi adalah sahabat kita. Itu yg harus selective.
3. Menuntut ilmu agama. Apa yg harus dipelajari di awal agar kita istiqomah???
Rukun islam, sholat. Tekankan masalah aqidah, dan hati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s