[ PHP ] Yii Framework

YII Framework

Yii merupakan salah satu dari PHP framework yang terkenal dan bersifat Open Source.
Yii adalah Framework berbasis PHP Komponen, Berkinerja Tinggi untuk pengembagnan website bersekala besar.
Yii menyediakan reusability maksimum dalam pemrograman web dan mampu meningkatkan pengembangan secara signifikan.

Yii merupakan singkatan dari “Yes It Is!”, merupakan gagasan dari pendirinya Qiang Xue yang memulai proyek Yii pada tanggal 1 januari 2008.,
yang merupakan pengembangan dari Framework Prado. Pada tanggal 3 Desember 2008 setelah pengembangan hampir satu tahun, Yii 1.0 secara resmi dirilis di publik.

Keunggulan Yii
1. Berbasis OpenSource
2. Menggunakan Konsep MVC
3. Mendukung Ajax
4. Fungsi yang otomatis (Built-in)
5. Terhubung Otomatis dengan Jquery

Memahami Alur MVC pada Yii
Yii mengimplementasikan Model View Controller yang diadopsi secara luas dalam pemrograman.
MVC bertujuan untuk memisahkan logika bisnis dari pertimbangan GUI dan bisa mengembangkan
aplikasi tanpa mempengaruhi yang lain.

Selain  implementasi MVC,  Yii  juga  memperkenalkan  front-controller  yang  disebut
dengan Aplikasi,  yang meng-enkapsulasi  konteks  eksekusi  untuk memproses  sebuah
request.  Aplikasi  mengumpulkan  beberapa  informasi  mengenai  request  pengguna,
kemudian mengirimnya ke Controller yang sesuai untuk penanganan selanjutnya.

yii

1. Pengguna melakukan permintaan  URL http://www.example.com/index.php?r=post
dan server  web menangani permintaan dengan menjalankan skrip bootstrap
index.php.
2. Skrip bootstrap membuat sebuah instance Aplikasi dan menjalankannya. 6
Aplikasi mendapatkan rincian informasi  permintaan pengguna dari komponen
aplikasi bernama request.
3. Aplikasi menentukan controller dan aksi yang diminta dengan bantuan komponen
aplikasi bernama urlManager. Dalam contoh ini, controller adalah post yang
merujuk pada kelas PostController; dan aksi  adalah show yang arti sebenarnya
ditentukan oleh controller.
4. Aplikasi membuat instance controller yang diminta untuk selanjutnya menangani
permintaan pengguna. Controller menentukan aksi show merujuk pada sebuah
metode bernama actionShow dalam kelas controller. Kemudian membuat dan
menjalankan filter (contoh kontrol akses, pengukuran) terkait dengan aksi ini. Aksi
dijalankan jika diijinkan oleh filter.
5. Aksi membaca Post model di mana ID adalah 1 dari database.
6. Aksi meyiapkan view (tampilan) bernama show dengan model Post.
7. View membaca dan menampilkan atribut model Post.
8. View menjalankan beberapa widget.
9. View menyiapkan hasil yang dipasangkan dalam layout (tata letak).
10. Aksi mengakhiri pembuatan view dan menampilkan hasil akhir kepada pengguna.

* dilansir : “Proyek Membangun Website dengan Yii – Sharive”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s